Pelangkah (Perahu Kematian) Orang Karo
 |
Perahu Kematian (Pelangkah) Karo Karo Batak death ship / Karo Batak dodenschip Tahun : 1920-1940
Sumber foto : Tropenmuseum Amsterdam
 | Perahu Kematian (pelangkah) Karo Karo Batak death ship / Karo Batak dodenschip Titel : Model of a death ship at the Indies Institute's museum / Model van een dodenschip in het Indisch Instituut
Tahun : 1945-1950
Sumber : Tropenmuseum Amsterdam
Gabriella bru Ginting saat di Tropen Museum, Belanda. Terjemahan olehnya atas keterangan "Perahu Kematian" Perahu kematian
Pada awalnya keluarga Karo, meletakkan abu jasadnya di atas sebuah perahu kematian yang mana mereka hanya percaya bahwa alam lain hanya dapat di capai melalui jalur air.
Mereka membiarkan perahu perahu seperti ini mengambang di atas permukaan air dan sekaligus melemparinya dengan batu batu agar perahu tersebut bisa tenggelam. Patung patung kecil melambangkan "tendi tendi" dari mereka mereka yang sudah meninggal . Sosok yang memegang senjata pada haluan melambangkan bahwa dia lah yang membawa sang "tendi " ke alam yang berbeda dari dunia nyata . belakang terlihat sosok yang layaknya seorang pendeta yang memimpin seremoni mereka.
Bahan terbuat dari kayu (kultur Karo) |
|